Penyidik Kejati NTT 7 Jam Periksa Resdiana Ndapamerang, Istri Jonas Salean

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

TRIBUNFLORES.COM, KUPANG – Istri Jonas Salean, Resdiana Ndapamerang diperiksa penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT.

Istri mantan Wali Kota Kupang itu diperiksa, Rabu (21/2/2024) pagi hingga sore atau tujuh jam lamanya.

“Dari jam 9 sampai jam 4 sore,” kata Kasi Penkum Kejati NTT Raka Putra Dharmana, Rabu malam kepada wartawan.

Resdiana itu diperiksa sebagai saksi. Pemeriksaan sehubungan dengan pengetahuannya tentang aset tanah milik Pemkab Kupang yang dikuasai suaminya, Jonas Salean.

Baca juga: Jonas Salean Bantah Tanah Sitaan Kejati NTT Milik Pemkab Kupang 

“Terkait pengetahuan yang bersangkutan sehubungan dengan pemanfaatan tanah aset Pemda yg di kuasai pak Yonas. Sebagai istrinya pak Yonas,” kata dia.

Raka Putra Dharmana enggan menggapai lebih jauh pemeriksaan itu. Jonas Salean oleh Kejati NTT, diduga terlibat dalam tindak pidana korupsi pengalihan aset milik Pemkab Kupang di jalan Veteran Kelurahan Fatululi Kota Kupang.

Sejauh ini sudah dua orang ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Kejati NTT. Mantan kepala BPN Kota Kupang Petrus Krisin periode 2013 sebagai penerbit sertifikat dan Hartono Fransicus Xaverius sebagai penerima sebidang tanah, ditahan penyidik.

Dua tersangka kini mendekam di sel Rutan Kupang. Penyidik menjerat keduanya menggunakan Pasal 2 Ayat (1) Jo. Pasal 18 Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 ayat (1) Ke -1 KUHP.

Baca juga: Kejati NTT Sita Lima Bidang Tanah Kasus Korupsi Aset Pemkab Kupang

Kemudian Pasal 3 Jo Pasal 18 Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 ayat (1) Ke -1 KUHP.

Kedua tersangka diduga melakukan tindak pidana korupsi aset Pemkab Kupang luas 2.255 meter persegi berlokasi di Jalan Veteran, Kelurahan Fatululi.

Selain itu, Jonas Salean pada tahun 2021 sempat ditahan penyidik Kejati NTT. Politisi Golkar itu divonis bebas setelah proses bergulir di Pengadilan Tipikor Kupang.

Adapun penyidik, baru-baru ini melakukan penggeledahan dan klarifikasi ke sejumlah pihak di Balaikota Kupang guna mendapat lebih dalam petunjuk atas kasus ini.

Sejauh ini, sudah ada 30 dari Pemkot maupun Pemkab Kupang diperiksa penyidik untuk melakukan pendalaman. Total kerugian negara akibat dugaan korupsi aset itu ditaksir mencapai Rp 5,9 miliar. (fan)

Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *