Diduga Keracunan Makanan Kotakan, Anggota KPPS RT 36 Sambutan Samarinda Keluhkan Diare dan Demam

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA – Sejak kemarin (26/1/2024) sejumlah anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di RT 36 Kecamatan Sambutan mengalami gejala diare, demam dan mual.

Insiden ini, diduga muncul usai mereka mengonsumsi nasi kotak yang dibagikan usai pelantikan.

Menurut pengakuan salah satu korban, Kanaisha Samara Novana, dirinya memang mendapat nasi kotak berisi menu nasi goreng dan ayam goreng tepung.

Baca juga: Fakta-fakta Anggota KPPS yang Baru Dilantik di Samarinda Keracunan Massal dan Harus Dilarikan ke RS

“Pulang pelantikan itu kami memang dapat nasi goreng sama ayam kentucky, saya sampai rumah makan nasinya 2-3 suap aja karena memang kurang suka, tapi saya makan ayam gorengnya setengah,” tutur Ica, sapaan akrabnya.

Tak lama kemudian, saat dirinya hendak berangkat ke kampus, Ica mengaku mulai tidak enak badan.

“Habis itu saya ke kampus, tapi badan saya sudah gak enak, lemes. Saya ngira saya kecapean karena baru pulang langsung jalan lagi,” ungkapnya.

Awalnya, Ica mengira bahwa dirinya kelelahan. Namun keluhan lain pun akhirnya muncul seperti mual, diare, dan bahkan demam.

“Besok paginya (Jumat) saya diare lagi, beberapa jam kemudian pas saya bangun tidur saya langsung demam,” ujarnya.

Baca juga: Sejumlah Anggota KPPS Sambutan Keracunan Nasi Kotak, Komisioner KPU Samarinda: Tak Disengaja

Tak sampai di situ, keluhan serupa juga ia temukan saat membuka grup Whatsapp KPPS Sambutan. Ica menjelaskan bahwa insiden ini juga membuat sebagian warga lainnya terpaksa dilarikan ke beberapa rumah sakit terdekat.

“Pas saya cek hp, di grup sudah rame, keluhkan gejala yang sama dan hampir semua yang kena. Diare, demam, mual, udah ada yang ke rumah sakit juga,” bebernya.

Hingga saat ini, belum ada konfirmasi resmi terkait sumber pasti penyebab keracunan tersebut. “Kalau orang-orang ngiranya dari ayamnya, tapi masih belum tau juga,” pungkasnya. (*)

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Kaltim dan Google News Tribun Kaltim untuk pembaruan lebih lanjut tentang berita populer lainnya

Sumber: Tribun Kaltim

BERITATERKAIT

Ikuti kami di

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *