63 Lembaga Survei KPU di Pilpres 2024, Pileg 2024 dan Pilkada 2024, Cek Skema Pilpres Dua Putaran

TRIBUNKALTIM.CO – Simak informasi seputar Pemilu 2024 terkini.

Berikut 63 Lembaga Survei KPU di Pilpres 2024, Pileg 2024 dan Pilkada 2024.

Puluhan lembaga survei tersebur resmi terdaftar di KPU.

Diketahui berbagai lembaga survei merilis hasil riset mereka di Pemilu 2024.

Mereka merilis hasil elektabilitas partai politik, capres hingga cawapres.

Cek juga skema Pilpres 2024 dua putaran.

Baca juga: Hasil Survei Capres 2024 Terbaru, Elektabilitas Paslon Berdasarkan 10 Lembaga Survei

Baca juga: Deretan Survei Capres Terbaru Usai Anies, Ganjar, Prabowo Saling Serang di Debat, Pilpres 1 Putaran?

Baca juga: 12 Survei Capres Januari 2024, Elektabilitas 3 Paslon Setelah Debat, Pasangan Ini Makin Menguat

Namun, ada pula pihak yang meragukan hasil-hasil riset para lembaga survei tersebut.

Simak deretan lembaga survei resmi yang terdaftar di Komisi Pemilihan Umum atau KPU.

Terbaru, KPU RI mengumumkan 63 lembaga survei yang sejauh ini sudah terdaftar untuk Pemilu 2024.

Sebagai informasi, Keputusan KPU Nomor 1035 Tahun 2023 tentang Pedoman Teknis Pendaftaran Lembaga Survei atau Jajak Pendapat dan Penghitungan Cepat Hasil Pemilu 2024 menyebut bahwa lembaga-lembaga ini diumumkan dan didaftarkan paling lambat 30 hari sebelum pemungutan suara.

“Lembaga survei yang mendaftar pertama kali tercatat pada tanggal 21 Agustus 2023 atau 5 hari setelah Keputusan KPU Nomor 1035 Tahun 2023 ditetapkan,” kata Koordinator Divisi Sosialisasi Pemilih dan Partisipasi Masyarakat KPU RI August Mellaz dalam keterangannya, Jumat (12/1/2024) malam.

Ia menambahkan, untuk menjamin legitimasi hasil survei dan hitung cepat, lembaga-lembaga itu wajib memenuhi ketentuan sebagaimana diatur dalam Peraturan KPU Nomor 9 Tahun 2022 tentang Partisipasi Masyarakat dalam Pemilu dan Pilkada.

Salah satunya, lembaga survei harus terdaftar dalam asosiasi profesi.

“Dari 63 lembaga yang mengajukan pendaftaran, sebanyak 33 lembaga berstatus terdaftar (sudah diterbitkan sertifikat terdaftar) dan 26 lembaga statusnya lengkap (dalam proses penerbitan sertifikat terdaftar),” kata Mellaz.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *