15 Pebalap Perempuan Ikut Cup Road Racing Championship 2023 Paser

TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER – Ratusan pebalap dari berbagai daerah ikut berpartisipasi pada ajang Bupati Paser Cup Road Racing Championship 2023 di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur.

Kegiatan tersebut diselenggarakan Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kabupaten Paser, yang rencananya dilangsungkan dalam dua hari yakni dari 9 Desember sampai 10 Desember 2023.

Kegiatan balapnya di sirkuit non permanen Stadion Sadurengas, Desa Tapis, Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur.

Sekretaris IMI Kabupaten Paser, Zulkifli Kaharuddin menyampaikan, road race tersebut dalam rangka memeriahkan hari jadi ke-64 Kabupaten Paser.

Baca juga: Road Racing Championship 2023 Paser Dihentikan, Hadiah Utama untuk Keluarga Korban

“Total ada 651 peserta yang ikut berpartisipasi dalam event road race ini, dengan 25 kelas yang dipertandingkan,” terang Zulkahar, pada 9 Desember 2023 siang.

Dari keseluruhan peserta yang ikut berpartisipasi, berasal dari Kalimantan Timur (Kaltim), Kalimantan Selatan (Kalsel), Sulawesi dan Pulau Jawa.

“Kalau untuk kelasnya itu jika dirincikan, untuk utama itu ada empat kelas, supporting enam belas kelas, dan exrider 5 kelas,” tambahnya.

Sementara untuk tuan rumah menurunkan 90 pebalap untuk lokal Paser, yang diantaranya terdapat pebalap perempuan.

Baca juga: Gresini Racing Hanya Jadi Batu Loncatan, Marc Marquez dapat Lampu Hijau Gabung Tim Pabrikan Ducati

Khusus untuk pebalap perempuan, kata Zulkahar terdapat kelas tersendiri dalam Bupati Paser Cup Road Racing Championship 2023.

“Ada sampai 15 pebalap perempuan yang berpartisipasi, sebenarnya ini tantangan juga bagi kami untuk menghadirkan pebalap perempuan,” ulasnya.

Dengan banyaknya jumlah pendaftar tersebut, diharapkan menjadi gambaran bagi pemerintah daerah terkait pentingnya keberadaan sirkuit.

“Saya harap tahun depan sudah ada sirkuit, paling tidak akhir tahun depan kita selenggarakan di sirkuit,” tutup Zulkahar.

Untuk diketahui, Bupati Paser Road Racing Championship 2023 harus dihentikan sebelum para peserta masuk dalam partai final.

Lantaran adanya insiden yang mengakibatkan salah satu pebalap asal Paser meninggal dunia saat warm up lap sekitar pukul 16.00 Wita pada babak kualifikasi.

Halaman selanjutnya

Sumber: Tribun Kaltim

BERITATERKAIT

Ikuti kami di

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *