10 Penyebab Suara Hilang, Mulai dari Batuk-Pilek Hingga Kanker

Awal mula menyadari ada yang tidak beres dengan suara Anda yang biasanya jernih menjadi sedikit serak. Tak lama kemudian, saat mencoba berbicara yang bisa didengar orang lain hanyalah suara parau yang sulit didengar. Anda bertanya-tanya, apa ini karena terlalu banyak teriak? Karena batuk-pilek ? Atau ada penyebab lain yang lebih serius?

Dalam artikel ini akan dijelaskan apa penyebab suara serak dan hilang. Meski sering kali penyebab suara hilang bukanlah sesuatu yang serius, tapi kadang ada masalah kesehatan di baliknya yang perlu mendapat penanganan segera.

Apa Saja Penyebab Suara Hilang?

Saat kehilangan suara, Anda mungkin mendapati suara jadi terdengar kasar, serak, lemah, atau butuh banyak usaha untuk mengeluarkannya. Suara serak dan hilang adalah gejala dari suatu kondisi atau masalah kesehatan yang sedang dialami tubuh.

Apa penyebab suara serak dan hilang? Berikut beberapa kondisi yang sering menjadi penyebab suara hilang. (Sumber: Why Am I Losing My Voice? – WebMD)

Batuk-Pilek (Selesma)

Saat Anda berbicara, udara harus melewati kotak suara di tenggorokan dan mengenai dua buah pita yang disebut pita suara. Anda akan mengeluarkan suara ketika dua pita suara itu bergetar.

Penyakit batuk-pilek (selesma) dapat mengganggu mulusnya proses keluar suara tersebut. Tenggorokan jadi meradang dan sakit. Kemudian pita suara jadi membengkak, yang pastinya berpengaruh pada caranya bergetar—itulah apa penyebab suara serak dan hilang.

Jika penyebab suara hilang Anda adalah karena batuk-pilek, sebaiknya istirahatkan dulu suara Anda dan minum banyak air. Suara Anda akan kembali normal jika batuk-pilek sembuh.

Terlalu Banyak Menggunakan Suara

Setiap kali berbicara atau bernyanyi, Anda menggunakan berbagai otot, termasuk otot di mulut dan tenggorokan. Sama seperti otot-otot lain di tubuh, penggunaan secara berlebihan pada otot tersebut bisa menyebabkan kelelahan, ketegangan, hingga cedera. Teknik yang salah juga bisa menjadi penyebab suara hilang dan serak.

Berikut beberapa teknik penggunaan suara yang salah yang dapat memicu suara serak dan hilang: Terlalu sering berbicara, bernyanyi, berteriak, atau batuk; berbicara menggunakan nada yang lebih tinggi atau lebih rendah dari biasanya; dan berbicara lewat telepon yang dijepit di antara kepala dan bahu.

Merokok

Asap rokok dapat mengiritasi pita suara, yang dapat menyebabkan gangguan suara jangka panjang. Penelitian mendapati bahwa orang yang dulunya perokok dan perokok aktif 3 kali lebih mungkin mengalami gangguan suara dibandingkan orang yang tidak pernah merokok.

Merokok juga dapat meningkatkan risiko terjadinya pertumbuhan kecil non-kanker, yang disebut polip, pada pita suara. Polip di pita suara juga bisa membuat suara menjadi rendah, serak, dan mendesah.

Alergi

Alergi seringnya membuat hidung meler atau tersumbat, mata gatal, dan bersin-bersin. Ternyata alergi juga bisa menjadi penyebab suara hilang dan serak.

Reaksi alergi dapat menyebabkan pita suara membengkak. Kondisi yang disebut postnasal drip—ketika lendir mengalir dari hidung ke tenggorokan—dapat mengiritasi pita suara. Batuk dan berdehem akibat alergi bisa membuat pita suara tegang.

Dan konsumsi obat antihistamin untuk alergi dapat mengeringkan lendir di tenggorokan, padahal pita suara membutuhkan kelembapan agar dapat berfungsi dengan baik.

Gangguan Tiroid

Kelenjar tiroid di leher bagian bawah memompa hormon yang mengontrol sejumlah fungsi dalam tubuh. Jika tiroid tidak menghasilkan cukup hormon, salah satu gejala yang mungkin dialami adalah suara serak.

Jika Anda mengalami penyakit gondok—kondisi ketika tiroid membesar—Anda mungkin akan sering batuk dan kesulitan bicara. Pertumbuhan atau benjolan pada tiroid juga dapat memengaruhi cara Anda berbicara.

Photo by sasirin pamai from Getty Images via Canva

GERD

GERD adalah kondisi yang membuat asam lambung naik kembali ke kerongkongan. Gejala utamanya adalah heartburn—rasa panas seperti terbakar di area dada—tapi GERD juga bisa menjadi penyebab suara hilang dan serak.

Asam, lambung dapat mengiritasi pita suara, tenggorokan, dan kerongkongan. Iritasi tersebut dapat mengakibatkan suara jadi serak, mengi, dan terlalu banyak lendir di tenggorokan.

Laringitis

Apa penyebab suara serak dan hilang selanjutnya adalah laringitis. Laringitis adalah peradangan pada pita suara. Radang pita saura bisa terjadi karena batuk-pilek (selesma) atau penggunaan suara yang berlebihan.

Anda juga bisa mengalaminya dalam jangka panjang jika menghirup sesuatu yang menyebabkan iritasi, seperti asap atau bahan kimia tertentu. Laringitis juga berkembang jika Anda terkena infeksi jamur pada pita suara, yang bisa terjadi akibat penggunaan inhaler asma atau memiliki gangguan pada sistem kekebalan tubuh.

Rheumatoid Arthritis

Rheumatoid arthritis (RA) adalah penyakit autoimun yang menyebabkan nyeri, bengkak, dan kaku pada persendian. Sekitar 1 dari 3 penderita RA mengalami gangguan suara, termasuk sakit tenggorokan dan kehilangan suara.

Hal ini karena penyakit RA dapat memengaruhi sendi-sendi kecil di wajah dan tenggorokan, sehingga menimbulkan masalah pada pernapasan dan cara kerja pita suara.

Nodul, Polip, dan Kista

Apa penyebab suara serak dan hilang selanjutnya adalah karena pertumbuhan non-kanker di pita suara. Para ahli menduga bahwa penggunaan suara yang berlebihan—seperti terlalu banyak berteriak atau berbicara—dapat memicu pertumbuhan ini.

Nodul: Pertumbuhan berbentuk benjolan kecil mirip kalus (kapalan) ini biasanya tumbuh di bagian tengah pita suara. Nodul biasanya hilang jika Anda cukup mengistirahatkan suara.

Polip: Pertumbuhan ini punya berbagai bentuk dan ukuran, biasanya muncul di satu sisi pita suara. Berbeda dengan nodul yang bisa hilang sendiri, polip biasanya perlu diangkat melalui operasi pembedahan.

Kista: Ini adalah jaringan berisi cairan atau semi padat yang tumbuh di dekat atau di bawah permukaan pita suara. Jika kista membuat suara Anda sangat berubah, dokter mungkin menyarankan operasi pembedahan untuk menghilangkannya.

Kanker Laring

Suara serak atau hilang dalam jangka panjang bisa jadi tanda-tanda kanker pada tenggorokan, khususnya di area laring (kotak suara). Jika penyebab suara hilang adalah kanker laring, biasanya juga muncul gejala-gejala lain seperti:

Sakit saat menelan
Sakit di telinga
Kesulitan bernapas
Benjolan di leher

Sebaiknya segera periksa ke dokter jika masalah suara yang Anda alami berlangsung lebih dari 2 minggu atau disertai dengan gejala-gejala aneh seperti di atas.

Photo by Davi Zapico from Getty Images via Canva

Tips Praktis Mengembalikan Suara Hilang

Apa penyebab suara serak dan hilang yang Anda alami ada pada daftar di atas? Sering kali penyebabnya bukan sesuatu yang serius, seperti batuk-pilek, reaksi alergi, atau terlalu banyak menggunakan suara.

Apabila penyebab suara hilang tidak serius, Anda dapat melakukan beberapa tips berikut untuk meredakan peradangan di pita suara dan lebih cepat memulihkan suara. (Sumber: What’s Going On in Your Body When You Lose Your Voice? – Cleveland Clinic)

Istirahatkan suara: Sebisa mungkin hanya bicara saat perlu saja. Jika harus bicara, berbicaralah dengan pelan dan hanya setengah, atau kurang, dari volume biasanya.
Cari tempat yang tenang: Hindari lingkungan yang bisik, karena biasnaya memaksa Anda untuk bicara lebih keras dari biasanya.
Tetap terhidras: Minum banyak air dan hindari minuman yang menyebabkan dehidrasi, seperti alkohol dan yang mengandung kafein.
Gunakan humidifier: Alat ini membantu menjaga kelembapan udara yang Anda hirup, sehingga membantu menenangkan pita suara yang meradang.
Minum obat: Obat yang dijual bebas seperti paracetamol dan ibuprofen dapat membantu meringankan rasa tidak nyaman dan peradangan pada pita suara.

Tapi ada saatnya kehilangan suara mungkin menandakan adanya masalah lebih serius, bahkan pertumbuhan kanker. Jadi jangan abaikan gejala ini jika berlangsung lebih dari 2 minggu atau jika disertai gejala-gejala tak biasa lainnya.

Periksalah ke dokter untuk memastikannya. Dokter dapat menggunakan pemeriksaan dengan alat laringoskopi untuk melihat kondisi kotak suara Anda. Setelah memastikan penyebabnya, dokter akan memberikan pengobatan yang sesuai.

Demikianlah artikel ini yang membahas tentang apa penyebab suara hilang. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi Anda dan keluarga. Temukan juga artikel-artikel menarik lain seputar kesehatan hanya di Deherba.com.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *